KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas telah menyelenggarakan debat publik kedua dalam rangka Pilkada Kapuas 2024 yang digelar di studio Metro TV, Jakarta.

Debat yang berlangsung pada Rabu malam, 13 November 2024, ini disiarkan secara langsung dengan mengangkat tema besar "Membangun Kapuas sebagai Penyangga Ibu Kota Nusantara."

Semua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kapuas hadir dan menyampaikan visi-misi mereka dalam membangun Kapuas.

Pada segmen kedua debat, pasangan calon Bupati Kapuas dan Wakil Bupati nomor urut 3, M. Alfian Mawardi - Agati Sulie Mahyudin, mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan terkait pengembangan infrastruktur ekonomi maritim di Kabupaten Kapuas.

Kabupaten ini memiliki potensi besar menjadi pintu gerbang utama moda transportasi laut bagi zona tengah dan timur Kalimantan Tengah, namun hingga kini belum memiliki pelabuhan laut dan hilirisasi kawasan industri yang memadai. Sebagai hasilnya, arus barang dan jasa masih bergantung pada Provinsi Kalimantan Selatan.

Saat menjawab pertanyaan terkait strategi konkret untuk pembangunan infrastruktur maritim, M. Alfian Mawardi menekankan rencana untuk mengoperasikan Pelabuhan Batanjung dalam waktu dua tahun ke depan.

"Pelabuhan Batanjung yang selalu saya gaungkan, Insya Allah dalam dua tahun akan beroperasi di bawah kepemimpinan Alfian - Agati," ujar Alfian.

Alfian juga menjelaskan bahwa realisasi pembangunan pelabuhan tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat.

Menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas tidak mencukupi untuk membangun pelabuhan secara mandiri, namun dengan kerja sama lintas pemerintah, pelabuhan itu diyakini akan terealisasi.

"Selama 10 tahun pelabuhan itu tertunda, tapi kami yakin di bawah kepemimpinan Alfian - Agati, pembangunan pelabuhan bisa diwujudkan. Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Ketua Umum kami, Prabowo Subianto, yang juga Presiden Republik Indonesia. Dengan dukungan tersebut, kami berkeyakinan Pelabuhan Batanjung akan segera beroperasi di masa pemerintahan kami," ucapnya.

Alfian juga optimistis bahwa keberadaan Pelabuhan Batanjung nantinya akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kapuas serta mendukung pengiriman hasil pangan dari program food estate untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). (DODI/R)