BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas mengadakan debat publik kedua untuk Pilkada Kapuas 2024 di studio Metro TV, Jakarta, Rabu malam, 13 November 2024.
Debat ini mengusung tema “Membangun Kapuas sebagai Penyangga Ibu Kota Nusantara” dan diikuti seluruh pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kapuas.
Dalam debat tersebut, yang disusun oleh tim perumus dan panelis, terdapat enam subtema yang mendukung tema utama. Pada segmen kedua, setiap paslon secara acak mengambil bola pertanyaan.
Saat tiba giliran paslon Bupati dan Wakil Bupati Kapuas nomor urut 4, Erlin Hardi dan Alberkat Yadi, mereka mendapatkan pertanyaan tentang langkah konkret yang akan dilakukan selama seratus hari pertama dalam melatih keterampilan bagi pemuda dan masyarakat lokal.
Erlin Hardi menjelaskan bahwa program 100 hari mereka difokuskan pada peningkatan keterampilan pemuda melalui pelatihan yang berkelanjutan.
“Kami akan meningkatkan peran pemuda dengan memperbanyak pelatihan-pelatihan, sehingga mereka bisa menjadi wirausahawan baru yang berkontribusi pada penguatan ekonomi Kapuas,” ujarnya.
Selain pelatihan, Erlin juga menegaskan pentingnya dukungan permodalan. “Kami paham bahwa pelatihan saja tidak cukup. Karena itu, kami akan menginventarisir permasalahan modal yang dihadapi para pemuda, agar mereka bisa memulai dan mengembangkan UMKM secara produktif,” lanjutnya.
Dengan langkah-langkah ini, Erlin berharap akan muncul generasi wirausaha muda yang mampu menopang ekonomi daerah, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru di Kapuas. (DODI/R)
Debat Publik Kedua Pilkada Kapuas 2024: Erlin Hardi-Alberkat Yadi Tawarkan Program Pelatihan Bisnis untuk Pemuda
Bagikan:

KUALA KAPUAS –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Anggota DPR Tolak Unsur Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi
Kantongi Dukungan 80 Persen PK, Siyono Percaya Diri Maju Musda Golkar Kotim
Ketua DPRD Palangka Raya Hadiri HUT ke-62 Golkar Ziarah ke TMP Sanaman Lampang
HUT ke-62, Golkar Kotim Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Yuliana Dewi Terpilih Aklamasi Pimpin Perempuan Bangsa PKB Palangka Raya
DPR Dorong Kajian Undang-Undang Khusus Antiperundungan
Komentar (0)
Memuat komentar…







