PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah turut menghadiri Kobar Expo UMKM Wilayah Barat 2024 di Lapangan Sampuraga, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Pada kegiatan ini, OJK Kalteng bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Perumda PT BPR Marunting Sejahtera dalam rangka edukasi dan literasi keuangan mengenai pengenalan OJK, produk layanan jasa keuangan, serta pengelolaan keuangan yang baik bagi Pelaku UMKM.

"Kobar Expo UMKM di Kabupaten Kotawaringin Barat menghadirkan 158 tenda yang diisi oleh Satuan Organisasi Perangkat Daerah atau SOPD, Bank Umum dan BPR, UMKM, dan pelaku usaha swasta lainnya yang ditujukan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan UMKM serta masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat," kata Kepala OJK Provinsi Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz pada Kamis, 14 November 2024.

Kobar Expo 2024 di Wilayah Barat ini menurut Primandanu tidak hanya sekedar pertemuan para pelaku UMKM namun juga sebagai sarana untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan agar Pelaku UMKM di Wilayah Barat Provinsi Kalimantan Tengah dapat naik kelas.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis Kantor OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Maman Surahman, yang dalam pemaparan materinya menyampaikan UMKM perlu menyikapi dengan bijak apabila akan mengajukan pinjaman ke Lembaga Keuangan yakni bank, lembaga pembiayaan, pinjaman online.

"Pinjaman tersebut harus benar-benar digunakan untuk menaikan volume usaha atau kapasitas produksi bukan untuk keperluan konsumtif dalam rangka pembelian barang yang bersifat tersier atau gaya hidup," kata Maman.(TESTI PRISCILLA/R)