BORNEONEWS, Buntok - DPRD Barito Selatan (Barsel) menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui instansi terkait masih belum maksimal dalam mengelola potensi wisata alam yang ada di wilayahnya.
"Mengapa saya katakan demikian? Memang pada kenyataannya sejumlah obyek wisata yang ada di wilayah kita ini, ramainya hanya beberapa saat saja, dan bahkan sebagiannya nampak mulai kurang terurus," terang Wakil Ketua DPRD Barito Selatan Hasannudin A Gani kepada Borneonews, di ruang kerjanya Selasa (6/9/2016).
Ia mengakui, seperti tempat wisata Desa Danau Sadar yang sampai saat ini terkesan tidak diperhatikan lagi. Begitu juga dengan obyek wisata Sanggu, nampak ditumbuhi rumput tinggi serta fasilitas sepeda airnya pun bergelimpangan.
"Mestinya SKPD terkait harus cepat membaca situasi dan kondisi. Bila obyek wisata itu terasa melemah, maka perlu membuat terobosan untuk mencari cara lain agar sejumlah objek wisata di tempat kita ini tetap diminati pengunjung," pintanya.
Ketua partai berlambang pohon beringin itu mengharapkan agar semua tempat wisata di Barito Selatan ini dapat dikelola secara maksimal.
Dengan semikian, kata dia, maka kontribusinya pun akan membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Barito Selatan dalam setiap tahunnya.
"Tapi, jika instansi yang ditunjuk sebagai pengelolanya masih belum mampu untuk mewujudkan harapan itu, hendaknya bisa melakukan kerjasama dengan pihak ketiga atau pengelola swasta, yang penting kontribusinya terhadap PAD bisa lebih maksimal," ujar Hasanudin. (LAILY MANSYUR/m)








