BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam debat publik ke 2 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang maju dalam Pilkada Kotaringin Barat 2024, paslon nomor 2 Nurhidayah - Suyanto di Gedung Antakusuma Pangkalan Bun Park, menyampaikan beberapa strateginya terkait penyelesaian konflik pertanahan yang adil dan tidak berpihak.
Nurhidayah menanggapi pertanyaan yang disampaikan melalui undian di fish bowl yang diambi oleh panelis menjawab bagaimana kiatnya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Dalam beberapa kali permasalahan yang ada selama pemerintahan yang telah saya jalankan bebetapa waktu lalu, telah diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat yang berdasar pada aturan dan hukum yang berlaku," jelasnya.
Menurut Nurhidayah kepentingan investor maupun masyarakat tetap harus dilindungi lantaran keduanya sebenarnya saling membutuhkan.
"Bila kita lihat, satu sisi kita juga membutuhkan adanya investor untuk memajukan perekonomian daerah sehingga bermanfaat bagi masyarakat. Namun hak masyarakat dalam kepemilikan aset lahan juga tetap harus dilindungi," jelasnya.
Nurhidayah menjelaskan jika berkaca pada penyelesaian konflik yang tekah dilakukan beberapa waktu lalu, penyelesaian melalui masyarakat dan mufakat merupakan salah satu cara yang terbaik untuk penyelesaian konflik.
"Hal tersebut sudah masuk dalam program betkelanjutan dari paslon Nurhidayah - Suyanto. Berbagai kiat juga telah kami siapkan bagaimana nantinya menyelesaikan permasalah antara kedua belah pihak, sehingga masing-masing mendapatkan keadilan," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)









