BORNEONEWS, Kotim - Pencuri enam ton buah sawit milik PT Langgeng Makmur Sejahtera (PT LMS), di Desa Sungai Puring, Kecamatan Antang Kalang, Kotawaringin Timur, berhasil kabur. Namun sebuah truk yang digunakan untuk mengangkut buah sawit curian itu, ditinggal begitu saja.

“Pelakunya sudah berhasil kabur, dan dia hanya meninggalkan truk dan buah yang dicuri dari kebun PT LMS tersebut,” ujar Yuli, salah satu karyawan di tempat tersebut, Selasa (6/9/2016).

Saat ini sejumlah aparat masih melakukan pencarian terhadap pencuri tersebut. Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil mereka temukan langsung dibawa ke Mapolsek Antang Kalang, guna penyelidikan lebih lanjut.

Pencurian tersebut diketahui pertama kali oleh Fransah, yang mendapatkan informasi dari warga. Pencuri mengambil buah di areal koperasi Eka Kaharap Blok B33/B34 Divisi 4 Estate SPRE PT LMS.

Setelah itu dia langsung melakukan pemeriksaan, dan memang benar bahwa ditempat itu sudah ada bekas buah yang diangkut pelaku. Sehingga diapun bersama sejumlah teman-temannya langsung berpencar untuk melakukan pengejara dengan menelusuri jalan yang ada di daerah itu. Dengan tanda-tanda bahwa pelaku menggunakan truk berwarna kuning.

Patokan itupun rupanya menjadi penunjuk mereka untuk mencari pelaku. Hingga akhirnya saat berada di Jl Andjar Soegiyanto, tepatnya depan Pos 552, Estate BKCE Desa Waringin Agung, Kecamatan Telawang. Mereka menemukan sebuah truk yang ciri-cirinya sama dengan adpa yang dikatakan warga.

Sehingga tanpa pikir panjang mereka langsung mendatangi truk itu, dan berhasil menemukan buah yang berada di bak belakang, yang beratnya mencapai 6 ton. Namun untuk pelakunya atau sopir truk itu sudah tidak ada, karena lebih dulu kabur.

“Pelakunya lebih dulu kabur, sehingga kami tidak berhasil menangkapnya,” ungkap Yoli. (M. HAMIM/N).