KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala UPTD PPA pada Dinas P3APPKB Kabupaten Kapuas, Mery Anty menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk guru sekolah inklusi tingkat pertama (SMP). 

Acara yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas ini juga dihadiri oleh kepala sekolah dari seluruh wilayah Kapuas.

Dalam pemaparannya, Kepala UPTD PPA, Mery Anty menekankan pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak, terutama di lingkungan sekolah inklusi. 

"Guru memiliki peran strategis dalam memastikan sekolah menjadi tempat yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus," katanya, Minggu, 17 November 2024.

Selain membahas pencegahan kekerasan, beliau juga memperkenalkan program KOMPAK Kapuas, yang melibatkan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait. 

--page

"Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung anak-anak agar terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, baik fisik maupun psikologis," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Kepala UPTD PPA berharap para guru dapat lebih memahami langkah-langkah pencegahan kekerasan serta membangun sinergi dengan pihak-pihak terkait.

"Ini adalah tugas bersama. Semua pihak harus bergerak untuk memastikan masa depan anak-anak kita terjamin dengan baik," pungkasnya. (DODI/Y)