BORNEONEWS, Sampit – Sekretaris Fraksi PKS-Nasdem DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Pardamean Gultom menyoroti pentingnya optimalisasi alokasi Anggaran Kesehatan pada tahun 2025. Menurutnya, kebijakan dan realisasi anggaran kesehatan selama ini belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut.
"Anggaran kesehatan harus benar-benar dimanfaatkan secara optimal agar mampu memberikan perubahan signifikan, terutama dalam hal kualitas layanan kesehatan, pemerataan fasilitas kesehatan, ketersediaan dokter dan tenaga kesehatan, serta pengadaan obat-obatan, khususnya di daerah terpencil," kata Gultom, Senin, 18 November 2024.
Fraksi PKS NasDem juga mendesak pemerintah daerah untuk terus memperbaiki tata kelola pelayanan publik, termasuk di sektor kesehatan. Gultom menegaskan dengan semakin kompleksnya kebutuhan masyarakat, pemerintah harus memastikan pelayanan kesehatan semakin berkualitas dan merata di seluruh wilayah Kotim.
"Kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus diprioritaskan. Kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian khusus untuk memastikan layanan kesehatan yang baik, bahkan hingga ke pelosok daerah," ujarnya.
Menurutnya, kondisi saat ini masih jauh dari harapan. Keterbatasan tenaga medis di sejumlah wilayah terpencil menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi. Selain itu, distribusi obat-obatan yang tidak merata juga menjadi sorotan serius Fraksi PKS NasDem.
--page
Fraksi PKS NasDem berkomitmen untuk terus mengawal alokasi anggaran kesehatan agar lebih efektif. "Kami akan mengawal proses penganggaran dan realisasi secara ketat agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," imbuhnya
Dengan adanya dorongan dari Fraksi PKS NasDem ini, diharapkan Pemkab Kotim mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa mendatang. Optimalisasi anggaran di sektor ini diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. (DEWI PATMALASARI/Y)









