BORNEONEWS, Muara Teweh – Dalam rangka menyukseskan Pilkada Serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Barito Utara (KPU Barut) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara pada Pilkada Serentak 2024, di TPS 22 Kantor BappedaLitbang.
Ketua KPU Kabupaten Barito Utara, Siska Dewi Lestari mengatakan kegiatan simulasi ini dasarnya ada dan petunjuk dari KPU RI agar setiap kabupaten melaksanakan kegiatan simulasi pemungutan dan perhitungan suara untuk Pilkada Serentak 2024.
“Untuk Kabupaten Barito Utara dilaksanakan pada hari ini. Kegiatan ini hasil dari diskusi dan memilih TPS 22 Kelurahan Melayu yang posisinya kebetulan dekat dengan KPU Barito Utara,” kata Siska Dewi Lestari.
Kemudian, kata dia, untuk petugas KPPS adalah petugas yang ada di TPS 22. Pemilihnya juga sama, yakni warga di daerah setempat yang masuk dalam DPT. Di TPS pada Pilkada tahun 2024, maksimal pemilih adalah 600. “Untuk di TPS 22 ini jumlah pemilihnya 501 pemilih,” kata Siska.
--page
Siska melanjutkan, untuk surat suara, pihaknya dari logistik KPU mempersiapkan surat suara berdasarkan aturan dalam satu TPS jumlah DPT ditambah dua setengah persen surat suara cadangan. “Jadi 501 surat suara ditambah dua setengah persen surat suara cadangan,” ucap Siska.
Untuk para calon yang akan dipilih oleh pemilih pada kegiatan simulasi ini, calon-calonnya untuk Barito Utara ada dua, maka dalam simulasi ini ada tiga calon, dan calon Gubernur dan Wakil Gubernur ada 4 (empat) calon, dalam simulasi ini ada lima calon.
“Untuk calon-calonnya, seperti yang kita lihat tadi, kalau bupati dan wakil bupati kita berikan nama-nama makanan dan untuk calon gubernur dan wakil gubernur kita beri nama-nama bunga. Untuk nomor urut pasangan calon diberikan nomor urut di atas angka nomor urut 75, 76, 77 dan 78 dalam simulasi ini,” jelas Siska.
Siska juga menjelaskan bahwa untuk jumlah TPS di Kabupaten Barito Utara, ada 270 TPS, sedangkan DPT berjumlah 114.980 pemilih.
Siska berharap, dengan adanya simulasi ini, tingkat partisipasi pemilih lebih meningkat. Selain itu, juga diharapkan dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.
“Kedepannya, kami berharap ini juga tidak hanya menjadi tugas KPU saja, tapi ini menjadi tugas kita bersama, karena kita membawa nama baik Kabupaten Barito Utara,"
"Keberhasilan dan suksesnya Pilkada bukan keberhasilan KPU, tapi keberhasilan seluruhnya, baik itu dari sisi Pemkab Barito Utara, stakeholder lainnya dan masyarakat. Harapan kami kita sama-sama menjaga kondusifitas saat pelaksanaan Pilkada 2024 27 November mendatang,” pungkasnya.
Dalam kegiatan simulasi pemungutan dan perhitungan suara pada Pilkada Serentak tahun 2024, dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kabag Ops Polres Barito Utara, Camat Teweh Tengah, Jati Prayogo, mewakili Dandim 1013 Mtw, mewakili Kadis Perhubungan, mewakili Kadis Dukcapil, Bawaslu, Lurah Lanjas, Lurah Melayu dan undangan lainnya.(RAMADHANI/Y)









