BORNEONEWS, Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara, Muhlis meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja perangkat daerah, rencana strategis perangkat daerah, rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang daerah harus selaras dengan visi misi program strategis nasional dan rencana jangka menengah dan panjang nasional.
Pj Bupati mengatakan target rencana pembangunan jangka panjang nasional (RPJPN) di tahun 2045 yang meliputi pendapatan per kapita setara negara maju, kemiskinan menuju 0 persen dan ketimpangan berkurang, kepemimpinan dan pengaruh dunia internasional meningkat, Daya saing sumber daya manusia meningkat, serta intensitas Gas Rumah Kaca (GRK) menurun menuju net zero emissions (nol emisi GRK).
Kesemuanya menjadi arah fokus kita bersama, bukan hanya bidang kesehatan tapi juga sektor lain. Syarat utama kita bisa mencapai target di 2045, tepat 100 tahun usia bangsa kita, adalah manusia indonesia yang sehat dan cerdas.
“Hal ini tidak akan bisa tercapai apabila kita semua tidak bergandengan tangan berkomitmen mewujudkannya,” kata Muhlis pada apel gabungan yang dilaksanakan Pemkab Barito Utara di halaman kantor bupati, Senin 18 November 2024.
Muhlis mengatakan transformasi kesehatan adalah tonggak penting dalam sejarah perjalanan bangsa indonesia menuju bangsa yang maju.
Langkah perubahan yang sudah kita lakukan sejauh ini, menjadi dasar kuat percepatan program kesehatan ke depan.
Dalam pembangunan kesehatan, ada enam pilar utama yang harus diperhatikan, yaitu layanan primer, layanan sekunder, jaminan kesehatan, sumber daya manusia, pembiayaan kesehatan, dan teknologi kesehatan.
“Pembangunan kesehatan yang berkualitas harus didasarkan pada enam pilar ini. Tanpa perhatian pada hal-hal tersebut, tujuan kita untuk mencapai kesehatan yang optimal bagi seluruh masyarakat barito utara tidak akan tercapai dengan maksimal,” jelasnya.(RAMADHANI/R)









