MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Penjabat Bupati Barito Utara Muhlis mengatakan dalam upaya mendiskreditkan pemerintah dengan berita HOAX saat ini sangat banyak dan salah satu tuduhan tanpa fakta yang dapat menggiring opini kepada masyarakat.

“Salah satu berita yang di upload di media sosial (medsos) seperti jalan-jalan rusak ringan di tayangkan di medsos dengan luar biasa, seolah-olah kerusakan jalan tersebut kerusakan jalan keseluruhan,” kata Muhlis.

Padahal yang telah dibangun oleh pemerintah sudah sangat luar biasa, sudah ratusan kilometer dibangun dan diperbaiki. Selain itu juga, sering menggiring masyarakat bahwa tingkat kemiskinan semakin meningkat.

Sementara faktanya, pada saat Covid-19 ada meningkat kemiskinan dan semua orang terdampak sama. “Bukan saja di Indonesia tetapi seluruh dunia dan lagi ada yang lebih parah dari kita,” ujar Muhlis.

Muhlis juga mengatakan ada peningkatan sedikit, akan tetapi setelah itu angka kemiskinan di daerah ini menurun di 2023.

Sedangkan angka kemiskinan ekstrim kita dari 1.200 lebih, sekarang tinggal 286. “Artinya memang signifikan sedemikian rupa, dan apabila ada orang yang mengatakan kemiskinan semakin meningkat itu adalah hoax,” tegas Muhlis.

Muhlis mengatakan dengan sumber daya alam berlimpah tapi angka pengangguran semakin meningkat. “Tentunya itu kita tentang karena bahasa itu adalah hoax,” imbuhnya.

Angka pengangguran terbuka memang ada kenaikan pada saat covid-19 tetapi setelah itu turun lagi. “Tahun 2023 akhir dari hasil evaluasi kami dengan data keseluruhan masyarakat di tiap desa sudah ada by name by addres.

“Nilainya semakin menurun karena memang sudah diupayakan dengan upaya yang sangat luar biasa dengan cara bekerjasama dengan pihak perusahaan, dengan anggaran kita sudah melaksanakan pelatihan, dan juga sudah ada yang diberikan peralatan-peralatan, baik mesin jahit, peralatan bengkel dan lainnya yang sudah diberikan oleh pemerintah,” melalui dinas terkait,” jelas Muhlis,

Tentunya semua itu kita sampaikan bersama-sama sehingga tidak ada lagi  bahasa bahwa di daerah kita angka pengangguran terus meningkat. Untuk indikator makro kata Pj Bupati Muhlis sudah masuk dalam kategori baik, dan pembangunan manusia kita sudah masuk dalam kelompok tinggi 71 persen lebih.

“Sudah 71 persen lebih, kalau masih 69 berarti masuk dalam kelompok sedang dan itu sudah sangat luar biasa upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten Barito Utara,” katanya.

Di 2018 Kabupaten Barito Utara sudah masuk dalam kelompok tinggi (70) dan 2019 seterusnya. “Jadi IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita itu kalau tahun sebelumnya masih kelompok sedang tapi 2018 sudah masuk kelompok tinggi,” ujarnya.

Muhlis meminta untuk menangkal berita Hoax agar masing-masing perangkat daerah agar dapat menyampaikan pakta-pakta yang ada dan rilis dengan semua media.

Muhlis juga menghimbau kepada warga masyarakat di daerah ini agar tidak mempercayai dengan adanya berita-berita hoax yang beredar di media sosial.  (RAMADHANI/R)