BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S Dohong menyatakan kesiapannya mengawal aspirasi para pengunjuk rasa yang tergabung dalam aliansi masyarakat bersatu menyelamatkan APBD.
Hal tersebut diungkapkan Arton usai menerima dan mendengar aspirasi massa dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat gabungan Sekretariat DPRD Kalimantan Tengah, Senin 18 November 2024.
"Masyarakat yang datang kali ini menyampaikan aspirasi terkait perhatian pemerintah di sektor infrastruktur, pendidikan, dan bantuan sosial," ucapnya.
DPRD selaku mitra pemerintah akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Pemprov Kalteng, khususnya terkait mencari solusi dari aspirasi masyarakat.
Dia menegaskan bahwa DPRD Kalteng tidak berfungsi sebagai eksekutor, terlebih lagi aspirasi yang diterima pihaknya bersifat teknis, sehingga membutuhkan koordinasi dan komunikasi dengan eksekutif.
"Jadi, kita serahkan saja kepada pemerintah berkaitan dengan tuntutan masyarakat ini. Namun, kita (DPRD Kalteng) juga wajib tahu, maka dari itu nanti mungkin mengundang pihak terkait dengan tuntutan masyarakat ini," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Arton mengungkapkan telah dianggarkan Rp100 miliar untuk perbaikan jalan Kuala Kurun-Palangka Raya. Anggaran Rp100 miliar tersebut merupakan paket pekerjaan Jalan Bukit Liti-Bawan, Bawan Kurun, dengan rincian anggaran Rp60 miliar dan Rp40 miliar.
"Mudah-mudahan dengan adanya penanganan ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun ini, ruas jalan itu bisa kembali normal," ujarnya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng ini berharap dengan adanya perbaikan ruas jalan tersebut, ke depannya setiap kendaraan yang melintas harus sesuai dengan daya beban diukur. Dengan demikian, jalan yang ada di Kalimantan Tengah memiliki usia yang panjang, sehingga masyarakat dapat tetap memanfaatkan jalan dengan nyaman untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
"Kita mendorong kepada pemerintah daerah agar dapat mengendalikan penggunaan jalan, khususnya ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya. Sebab, bila beban muatannya tidak terkendali, akan rusak kembali," kata Arton.
ANTARA









