KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Penjabat atau Pj Bupati Katingan, Sutoyo melakukan kumjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Narkotika Kasongan, Senin, 18 November 2024.

Pj Bupati membawa sejumlah bantuan dan layanan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Katingan terhadap kesejahteraan warga binaan di lapas tersebut. 

Melalui Dinas Kesehatan, Pj Bupati Sutoyo memberikan layanan kesehatan dan obat-obatan gratis kepada para warga binaan. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terjaga.

Selain itu, pihak Dinas Sosial Kabupaten Katingan juga turut memberikan bantuan berupa 50 buah sarung dan 50 buah handuk. 

Bantuan ini diberikan setelah adanya konfirmasi dengan pihak LP setempat. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Pj Bupati Sutoyo kepada perwakilan warga binaan.

--page

Pemerintah daerah juga memberikan dukungan terhadap program pembinaan kemandirian warga binaan setelah pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Katingan juga menyerahkan sertifikat pelatihan keterampilan bidang teknik las kepada 20 orang peserta. Pelatihan ini diselenggarakan di Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan dari tanggal 25 Mei hingga 25 Juni 2024. 

Penyerahan sertifikat secara simbolis juga dilakukan oleh Pj Bupati Katingan, Sutoyo sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat para warga binaan untuk mengembangkan keterampilan.

Pj Bupati, Sutoyo  berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri selama menjalani masa tahanan. 

“Saya berharap program ini dapat memberikan dampak positif, baik dalam aspek kesehatan maupun kemandirian warga binaan, sehingga mereka dapat lebih siap ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya. 

Kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja untuk memastikan bahwa pelayanan pemerintah dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan. 

"Kami harapkan bantuan ini dapat menjadi jalinan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan," tambahnya. (ABDUL GOFUR/Y)