BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya gencar membangun iklim investasi yang kondusif dan menarik bagi investor, baik lokal maupun asing.
Salah satu strategi kunci yang dijalankan adalah dengan memastikan tertib ukur dalam berbagai sektor perdagangan dan industri.
Hal ini diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu. Dia menjelaskan bahwa tertib ukur, meliputi keakuratan dan standarisasi pengukuran dalam transaksi jual beli, merupakan faktor krusial dalam membangun kepercayaan investor.
Kejelasan dan transparansi dalam setiap transaksi akan meminimalisir risiko dan ketidakpastian, sehingga investor merasa lebih aman dan nyaman untuk menanamkan modalnya.
"Investor, baik lokal maupun asing, akan lebih tertarik berinvestasi di daerah yang memiliki sistem pengukuran yang terjamin keakuratannya. Tertib ukur menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan adil," katanya, Selasa, 19 November 2024.
--page
Pemko Palangka Raya telah dan akan terus berupaya meningkatkan layanan kemetrologian untuk mendukung tertib ukur.
Hal ini mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang metrologi, modernisasi peralatan, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Dengan tertib ukur, investor akan memiliki keyakinan bahwa transaksi bisnis yang dilakukan akan berjalan dengan lancar dan terhindar dari potensi kerugian akibat ketidakakuratan pengukuran.
Ke depan, Pemko Palangka Raya akan terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan bisnis yang ramah bagi investor.
Tertib ukur menjadi salah satu pilar utama dalam strategi tersebut, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. (HENDRI/Y)









