PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Razak dan Sri Suwanto, menjadikan penanganan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai skala prioritas untuk lima tahun ke depan.

Pasangan nomor urut 4 ini menyoroti masih banyaknya jalan rusak di Kalteng, baik itu jalan penghubung antarkabupaten dan kota, maupun jalan dalam daerah yang menjadi akses antar kecamatan.

Salah satu contohnya adalah ruas jalan di wilayah Kabupaten Gunung Mas, khususnya akses antara Kuala Kurun dan Kota Palangka Raya yang mengalami kerusakan parah di beberapa titik.

Calon Gubernur Abdul Razak menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini tidak sebatas kemantapan jalan, tetapi juga sebagai upaya menggerakkan sektor-sektor lain seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

"Yang paling berpengaruh itu ekonomi, kalau jalan rusak maka orang jualan, akses barang dan jasa jadi terganggu, sebaliknya kalau jalan ini bagus, orang lebih mudah bawa hasil pertanian dan segala macam untuk dijual," katanya, Rabu, 20 November 2024.

--page

Selain jalan penghubung antarkabupaten dan kota, Abdul Razak juga memastikan akan memerhatikan penanganan jalan antarkecamatan.

"Seperti jalan ke Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau. Jalan ke sana dari ibu kota kabupatennya itu lumayan rusaknya. Ini juga jadi perhatian kami. Kalau kabupaten kurang anggaran dan lain sebagainya, provisi siap membantu," ucapnya.

Tidak hanya jalan, penanganan jembatan juga menjadi fokus. Abdul Razak berkomitmen menangani Jembatan Jelai yang menjadi penghubung antara Kalteng dengan Kalimantan Barat (Kalbar).

Jembatan yang terletak di antara wilayah Kabupaten Sukamara dan Ketapang Kalbar tersebut sudah selesai dibangun, namun hingga saat ini masih belum bisa difungsikan.

"Ketika saya dengan pak Sri Suwanto mendapat amanah masyarakat, jalan-jalan ini akan dipercepat perbaikannya supaya ekonomi kita ikut bergerak," ucapnya.

--page

Calon Wakil Gubernur, Sri Suwanto menambahkan, perbaikan jalan di wilayah Kalteng akan mempermudah masyarakat menjangkau wilayah manapun, terutama menghubungkan desa-desa di pelosok dengan pusat-pusat ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

"Kalau tujuannya untuk fasilitas fisik, ya itu sudah pasti. Tapi melihat bagaimana dampaknya, inikan semacam membangun masa depan yang lebih baik," ucapnya.

Pasangan Razak-Suwanto menekankan arti perbaikan infrastruktur jalan sebagai sesuatu yang urgent dan segera dibenahi.

"Apa yang menjadi komitmen ini bukan janji manis, tapi memang dilaksanakan nantinya. Karena jika masyarakat percaya kepada kami, maka kami juga memegang amanah itu," pungkas Sri Suwanto (PATHUR/Y)