BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang akhir tahun 2024, Kota Palangka Raya tengah berupaya keras untuk mencapai target vaksinasi rabies sebesar 80 persen. Dalam sebuah rapat koordinasi yang dipimpin oleh drh Ganjar Priyatno, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, berbagai strategi telah dibahas untuk memastikan target tersebut tercapai.
Menurut drh Ganjar Priyatno, hingga saat ini, capaian vaksinasi rabies di Palangka Raya baru mencapai sekitar 5.000 ekor hewan penular rabies atau HPR.
"Kami masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar untuk mencapai target 80 persen sebelum akhir tahun ini," kata drh Ganjar pada Rabu, 20 November 2024.
Ia menambahkan bahwa upaya vaksinasi akan terus ditingkatkan dengan melibatkan lebih banyak tenaga vaksinator dan memperluas jangkauan vaksinasi ke berbagai wilayah di kota ini.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi rabies.
"Masih banyak pemilik hewan yang belum menyadari bahwa vaksinasi rabies harus dilakukan secara rutin setiap tahun," jelas drh Ganjar.
Oleh karena itu, lanjutnya, DPKP juga gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya rabies dan pentingnya vaksinasi.
Selain itu, DPKP Palangka Raya telah menyiapkan sekitar 6.000 dosis vaksin rabies untuk mendukung program ini.
"Kami berharap dengan ketersediaan vaksin yang cukup, proses vaksinasi dapat berjalan lancar dan target dapat tercapai," kata drh Ganjar.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera membawa hewan peliharaan mereka ke pos-pos vaksinasi yang telah disediakan.
Dalam upaya mencapai target ini, DPKP juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi pecinta hewan dan komunitas lokal.
"Kerja sama ini sangat penting untuk memperluas jangkauan vaksinasi dan memastikan tidak ada hewan yang terlewatkan," tambah drh Ganjar.
Ia optimis bahwa dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, target 80 persen vaksinasi rabies dapat tercapai sebelum akhir tahun 2024.
Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan kasus rabies di Kota Palangka Raya dapat ditekan dan masyarakat dapat hidup lebih aman dari ancaman penyakit yang mematikan ini.
"Kami berkomitmen untuk terus berupaya melindungi masyarakat dari rabies dan memastikan Palangka Raya tetap bebas dari penyakit ini," tutur drh Ganjar. (TESTI PRISCILLA/j)









