PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappendalitbang) Kalteng, Leonard S Ampung mengingatkan program transformasi bangsa.

 “Transformasi ini penting untuk mewujudkan pembangunan yang kompetitif, didorong oleh peningkatan produktivitas yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Leo saat FGD Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Palangka Raya, baru baru ini.

Transformasi Indonesia adalah transformasi menyeluruh yang meliputi Transformasi Sosial, Transformasi Ekonomi, dan Transformasi Tata Kelola.

Leo mengatakan transformasi ekonomi dilakukan melalui penerapan ekonomi hijau yang meletakkan pembangunan rendah karbon dan pembangunan berketahanan iklim sebagai tulang punggungnya. Transformasi dari brown economy dan ekploitasi ke hilirisasi, transformasi menuju green economy dan blue economy.

Dia menambahkan bahwa penyusunan program dan kegiatan dalam dokumen perencanaan tidak bisa lagi dengan cara-cara konvensional atau copy paste dari program/kegiatan sebelumnya.

“Penyusunan program/kegiatan harus menggambarkan upaya transformasi tersebut untuk mencapai target-target indikator pembangunan,” ungkap dia.

Pencapaian target harus terarah, terkoordinasi, terorkestrasi, dan terukur secara kuantitatif, dengan tagging anggaran jelas dan proporsional sesuai tugas pokok, fungsi dan peran masing-masing SKPD. (HERMAWAN DP/j)