BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Warga RT 05, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, memiliki cara unik untuk menyuarakan aspirasi mereka terhadap jalan yang rusak.
Beberapa warga menanam pohon pisang di tengah Jalan Muara Lintas Aruta sebagai bentuk protes dan upaya untuk menarik perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan yang rusak parah.
Video kondisi jalan yang rusak belumpur tersebut ramai beredar di media sosial, dengan komentar yang beragam.
Menurut salah satu warga setempat, tindakan ini dilakukan agar pemerintah segera memberikan perhatian terhadap jalan tersebut.
"Ini kami lakukan karena jalan di sini rusak parah, dan sampai sekarang belum ada perbaikan yang berarti. Pohon-pohon ini kami tanam supaya ada perhatian dari pemerintah," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu, 20 November 2024.
Menanggapi aksi warga, Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Pangkut, Utadi, mengaku baru mengetahui adanya pemasangan pohon tersebut.
Ia menyatakan akan segera mengecek situasi ke lapangan bersama stafnya.
"Saya malah baru tahu soal ini. Nanti saya cek dulu dengan kasi saya. Dari informasi yang saya terima, pihak Dinas PU menyatakan bahwa perbaikan jalan tersebut masih dalam proses pengerjaan. Ini terkait program peningkatan jalan, mungkin minggu depan kondisi akan mulai terlihat membaik," kata Utadi melalui pesan singkat. (DANANG/H)
Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Muara Lintas Aruta Demi Perhatian Pemkab Kobar
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Kobar Berlakukan Ganjil-Genap Pertalite di 5 SPBU Pangkalan Bun, Ini Aturannya
Pemkab Kobar Dorong Akses Keuangan Merata, UMKM hingga Masyarakat Desa Jadi Sasaran
Pemkab Kobar Siapkan SP2D Online untuk Tingkatkan Efisiensi Keuangan Daerah
Pemkab Kobar Evaluasi Penanganan Karhutla
Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-67, Pemkab Kobar Berbagi Kepedulian ke Panti Asuhan
Pemkab Kobar Siapkan Dukungan bagi Pemuda yang Ingin Bekerja ke Luar Negeri
Komentar (0)
Memuat komentar…







