BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar hingga Rp12 miliar untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam penyediaan makanan bergizi gratis bagi pelajar.
“Kita baru menerima surat terkait penganggaran ini, meskipun belum ada surat resmi. Namun, kita sudah mencadangkan anggaran sekitar 2 persen dari APBD 2025, yaitu sekitar Rp10 miliar sampai Rp12 miliar. Ini merupakan program pemerintah Presiden Prabowo yang harus kita dukung demi anak-anak kita. Insya Allah program ini akan berjalan,” kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Sanggul Lumban Gaol, Kamis, 21 November 2024.
Lanjutnya, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan rencana pelaksanaan program, termasuk berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Salah satu langkah awal adalah mengadakan rapat dengan Komandan Kodim (Dandim) 1015 Sampit untuk menetapkan lokasi dapur umum yang akan digunakan untuk penyediaan makanan bergizi.
“Siang ini saya akan rapat dengan Dandim untuk menetapkan dapur-dapur yang akan digunakan dalam kegiatan ini. Hari ini juga kita akan mulai memetakan data jumlah murid, mulai dari tingkat TK hingga SLTA,” ujarnya.
Program penyediaan makanan bergizi ini menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia, termasuk di Kotim yang masih memiliki tantangan besar di bidang kesehatan. Berdasarkan data, angka stunting di Kotim mencapai 35,5 persen, sehingga program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif secara langsung.
Pemkab Kotim menegaskan komitmennya untuk menjalankan program nasional ini secara optimal, dengan melibatkan berbagai pihak, seperti TNI dan tenaga kesehatan, dalam pelaksanaan di lapangan. (DEWI PATMALASARI/H)









