BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Palangka Raya 2024 semakin memanas. Untuk membantu masyarakat menentukan pilihan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menggelar dua kali debat publik yang diikuti oleh dua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Debat ini disiarkan langsung melalui televisi dan kanal YouTube KPU Palangka Raya.
Paslon nomor urut 1, Rojikinnor – Vina Panduwinata, dan paslon nomor urut 2, Fairid Naparin – Achmad Zaini, beradu gagasan dalam debat yang mengangkat isu-isu krusial bagi Palangka Raya, seperti sumber daya manusia (SDM), ekonomi, lingkungan, dan tata ruang kota.
Ketua KPU Palangka Raya, Joko Anggoro, berharap debat ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan kesadaran akan pentingnya menggunakan hak pilih.
Berikut visi dan misi kedua paslon:
Paslon Nomor Urut 1: Rojikinnor – Vina Panduwinata
- Visi: Kota Palangka Raya cantik, masyarakat yang sehat dan cerdas, serta pelayanan yang berkualitas.
- Misi:
1. Mewujudkan Kota Palangka Raya yang indah, cantik, partisipatif, konsisten, dan harmonis melalui tata kelola ruang yang berkualitas.
2. Mewujudkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas melalui peningkatan kapasitas SDM yang terampil dan berakhlak.
3. Mewujudkan infrastruktur kota yang merata, berkualitas, dan ramah lingkungan.
4. Mewujudkan Kota Palangka Raya sebagai kota wisata dan jasa serta budaya yang berbasis lingkungan masyarakat.
5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, responsif, melayani, dan profesional.
6. Meningkatkan kemandirian masyarakat melalui pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai basis pertumbuhan ekonomi.
7. Mewujudkan harmonisasi keberagaman, gotong royong, toleransi, dan pelestarian budaya, serta perlindungan perempuan dan anak sebagai kekuatan basis sosial.
Paslon Nomor Urut 2: Fairid Naparin – Achmad Zaini
- Visi: Terwujudnya Palangka Raya semakin maju, modern, berkelanjutan, dan lebih KEREN.
- Misi:
1. Membangun SDM yang sehat, unggul, berdaya saing, adaptif, inovatif, bermartabat, dan religius untuk perwujudan smart society.
2. Meningkatkan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi mikro dan makro daerah berwawasan lingkungan dan berdaya saing global, dengan mengembangkan sektor produktif ekonomi, komoditas unggulan, jasa usaha, dan pariwisata untuk memperkuat smart economic dan smart branding.
3. Meningkatkan keterpenuhan dan kualitas infrastruktur sarana dan prasarana dasar yang ramah lingkungan secara merata dan berkeadilan, untuk memperkecil kesenjangan pembangunan dan akses antar wilayah kota dan pinggiran guna memperkuat smart environment.
4. Menciptakan kondusivitas dan keamanan daerah, iklim politik demokratis, ketahanan sosial, budaya, dan ekologi berkelanjutan untuk memperkuat smart living.
5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasis kerangka regulasi, pelayanan publik bermutu, kreatif, inovatif, responsif, reformatif, dan kolaboratif berbasis teknologi sistem informasi, komunikasi, dan digitalisasi untuk memperkuat smart governance.
Debat publik ini diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas dan terpercaya kepada masyarakat sehingga mereka dapat menentukan pilihannya secara cerdas dan bijak dalam Pilkada Palangka Raya 2024.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan pesta demokrasi ini," pungkasnya. (PATHUR/H)









