PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Calon Wali Kota Palangka Raya nomor urut 1, Rojikinor,  mengungkapkan langkah konkret untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, efektif, dan efisien di Palangka Raya.

Hal ini menurutnya krusial untuk optimalisasi dan keberlanjutan pemanfaatan sumber daya alam daerah.  Rojikinor menekankan pentingnya penerapan prinsip good governance dalam seluruh aspek pemerintahan.

Rojikinor memaparkan tiga persoalan utama yang perlu ditangani.  Pertama,  ia akan meninjau ulang struktur organisasi pemerintahan untuk memastikan kesesuaian antara tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan tuntutan layanan publik.

Kejelasan tupoksi, menurutnya, sangat penting agar setiap instansi dapat menjalankan perannya secara optimal dan akuntabel.

Kedua, Rojikinor akan fokus pada aspek kepegawaian.  Ia menekankan pentingnya penerapan sistem merit dalam rekrutmen dan penempatan pegawai.

--page

Sistem merit, yang menekankan kompetensi dan keahlian, diharapkan dapat menempatkan individu yang tepat pada posisi yang sesuai, sehingga meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan.

Ketiga, Rojikinor akan menyederhanakan birokrasi yang rumit dan tidak efisien.  Penyederhanaan birokrasi ini akan dikaitkan dengan konsep layanan publik yang transparan dan berorientasi pada minimalisasi dampak negatif.

Hal ini penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"Konsep layanan publik yang kita terapkan akan selalu dikaitkan dengan pengelolaan sumber daya alam," ujar Rojikinor, Jumat, 22 November 2024.

Hal ini untuk memastikan agar pemanfaatan sumber daya alam tidak merugikan lingkungan dan masyarakat.  Program-program pembangunan akan dirancang dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

--page

Rojikinor menegaskan komitmennya untuk memperhatikan aspek lingkungan dalam setiap aktivitas pembangunan.  Ia ingin memastikan agar pembangunan di Palangka Raya tidak merusak lingkungan dan tetap berkelanjutan.

"Dengan demikian, sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan lingkungan hidup," pungkasnya. (PATHUR/y)