PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya nomor urut 1, Rojikinnor - Vina Panduwinata, menyampaikan closing statement yang menekankan visi misi dan program unggulan mereka dalam debat Pilkada yang berlangsung di Hotel Bahalap. 

Paslon dengan tagline Perubahan ini menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program di sektor ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur.

Rojikinnor menjanjikan penciptaan lapangan kerja baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.  Ia juga berencana membangun infrastruktur yang merata, serta menyediakan akses pendidikan dan kesehatan yang terjangkau dan berkeadilan bagi seluruh warga Palangka Raya.

Untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Rojikinnor menawarkan solusi berupa bantuan permodalan tanpa jaminan bagi mereka yang kesulitan mengakses perbankan.  Sementara untuk sektor pertanian dan perikanan.

"Kami berkomitmen akan memberikan bantuan berupa bibit, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan)," katanya, Jumat, 22 November 2024.

--page

Menjawab aspirasi generasi muda, Rojikinnor berjanji akan menyelenggarakan event tahunan Wali Kota Cup untuk mendorong minat dan prestasi olahraga di Palangka Raya.

Selain itu, ia juga berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan guru, tenaga kesehatan (nakes), RT/RW, mantir adat, dan kader Posyandu dengan mengembalikan tunjangan daerah yang hilang dan menaikkan insentif mereka.

Rojikinnor juga akan memberikan dukungan bagi bidan yang ingin melanjutkan pendidikan profesi dengan memberikan rekomendasi.  Ia menekankan filosofi kepemimpinan sebagai pelayan masyarakat, dan berjanji akan membuka rumah jabatan setiap hari untuk mendengarkan keluh kesah warga.

Menutup closing statement-nya, Rojikinnor menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan jiwa dan raganya bagi masyarakat Palangka Raya jika terpilih memimpin selama lima tahun ke depan.

"Kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, meskipun memiliki pilihan berbeda dalam Pilkada," pungkasnya. (PATHUR/y)