PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tingkat provinsi tahun 2024.

Rakor bertema strategi penguatan dan pengembangan badan usaha milik desa ini bertujuan mendorong penguatan ekonomi desa melalui optimalisasi unit usaha BUMDes yang berbasis kebutuhan dan potensi lokal.

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Aryawan, menegaskan BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan berkontribusi pada program-program pemerintah pusat, seperti penyediaan bahan pangan untuk anak sekolah dan ibu hamil.

"Pogram kerja Presiden Bapak Prabowo Subianto membuka peluang besar bagi BUMDes di Kalteng untuk terlibat sebagai pemasok bahan baku," kata Aryawan di Palangka Raya, baru baru ini.

Rakor yang berlangsung selama tiga hari ini dihadiri 75 peserta yang terdiri dari kepala dinas PMD kabupaten, kepala desa, dan direktur BUMDes.

--page

Ketua Panitia, Murtadho Bishri, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga dimaksudkan menyamakan persepsi terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait pengelolaan BUMDes.

"Kegiatan ini memberikan gambaran cara mengembangkan unit-unit usaha BUMDes agar lebih optimal," ujar Murtadho. (HERMAWAN DP/Y)