BORNEONEWS, Sampit - Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) akhirnya digelar DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kotim, di Hotel Werra Sampit, Rabu (7/9/2016). Penyelenggaraan Muscablub ini sesuai dengan keputusan DPP PKB yang sebelumnya dilakukan karateker untuk mengganti kepemimpinan di bawah Djunaedy Drakel. 

"Kondisi DPC PKB Kotim sekarang kepengurusan dipegang karateker. Tugas utama karateker untuk melakukan revitalisasi struktur DPC PKB Kotim, dan melaksanakan muscablub dalam waktu tiga bulan," kata Ketua Panitia Muscablub DPC PKB Kotim Sohibul Hidayat. 

Menurutnya, forum muscablub akan mencari sosok pemimpin yang bisa membawa DPC PKB Kotim kedepan lebih maju sebagai partai politik modern. Tanpa melupakan kaum nahdliyin yang merupakan rahim kelahiran PKB dan menjadi basis massa utama pemilih. 

"Harapan kami dari Kotim yang memiliki basis massa Nahdliyin, keinginan untuk menjadikan PKB partai yang besar bisa diwujudkan," kata dia.

Sohib mengatakan, siapa saja berhak untuk mencalonkan dan dicalonkan menjadi Ketua DPC PKB Kotim. Jumlah calon akan baru akan diketahui setelah dibuka pendaftaran. 

"Siapa pun yang terpilih semua harus menerima dan bahu-membahu membesarkan PKB," ucap dia. 

Sebelumnya, mantan Ketua DPC PKB Kotim Djunaedy Drakel diberhentikan oleh DPP PKB. Pemberhentian ini terkait adanya mosi tidak percaya pengurus anak cabang (PAC), sehingga akhirnya kepengurusannya dibekukan. 

Pemberhentian itu berbuntut laporan ke kepolisian. Ketua DPW PKB Kalteng Asera dilaporkan ke kepolisan dengan tuduhan pencemaran nama baik, karena Djunaedy merasa dituduh menggelapkan aset partai. (RIFQI/m)