PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalteng Suharno menilai Transformasi digital telah mendorong perubahan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) untuk meningkatkan kualitas dan kematangan proses pengadaan.

“Melalui implementasi sistem pengadaan berbasis elektronik (e-procurement) dan e-purchasing, kita dapat mengurangi potensi penyimpangan, mempercepat proses, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas," sebut Suharto saat rakor pengadaan barang dan jasa, baru baru ini.

Menurutnya, untuk mewujudkan transformasi digital yang efektif, peningkatan kematangan UKPBJ menjadi sangat penting.

Ia mengingatkan kematangan UKPBJ bukan hanya dilihat dari sisi administrasi dan kepatuhan regulasi, tetapi bagaimana memanfaatkan data dan teknologi secara optimal.

Di dalamnya meliputi penguatan kompetensi SDM, optimalisasi sistem informasi, serta penerapan best practice dalam proses pengadaan.

Suharto menyebut, katalog elektronik yang awalnya difokuskan pada pengadaan barang telah berevolusi mencakup jasa pada sektor konstruksi.

"Katalog ini dirancang untuk mempermudah pencarian dan seleksi penyedia barang dan jasa serta memberikan berbagai pilihan yang dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh pengguna sistem pengadaan," pungkasnya. (HERMAWAN DP/j)