PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, yang diwakili oleh Deputi Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Andrianto Suhada, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pembentukan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI di Desa Lalang.

Dalam sambutannya, Andrianto mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Pemerintah Desa Lalang, dan Lembaga Jasa Keuangan yang terlibat dalam program ini.

"Program EKI ini berbeda dengan program-program sebelumnya karena tidak hanya berupa kegiatan yang selesai dalam satu waktu, tetapi juga mencakup pendampingan mulai dari pra-inkubasi, inkubasi, hingga pasca-inkubasi," kata Andrianto dalam keterangan resminya pada Jumat, 22 November 2024.

Andrianto menekankan bahwa potensi sektor perikanan di Desa Lalang, seperti ikan gabus dan ikan nila, memberikan nilai tambah bagi desa ini untuk menjadi desa yang maju dan inklusif, sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat.

Kegiatan selanjutnya dalam program ini adalah pemaparan materi mengenai pengelolaan keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

"Masyarakat Desa Lalang diharapkan memahami pentingnya literasi keuangan agar dapat menggunakan produk dan layanan jasa keuangan dengan aman," katanya lagi.

Literasi keuangan yang baik akan membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka secara lebih efektif.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan identifikasi peluang pasar dengan analisis SWOT yakni Strength, Weakness, Opportunity, Threat sebelum menjalankan usaha pengolahan ikan gabus.

"Analisis ini penting agar usaha yang dijalankan dapat terus berkembang dan berkelanjutan," tegasnya.

Materi selanjutnya disampaikan oleh PT BPD Kalimantan Tengah, Perumda BPR Marunting Sejahtera, dan PT BPJS Ketenagakerjaan. Mereka menjelaskan mengenai produk dan layanan jasa keuangan yang tersedia, serta melakukan sosialisasi dan akuisisi pembukaan rekening bagi masyarakat Desa Lalang.

Dengan adanya program EKI ini, diharapkan Desa Lalang dapat menjadi contoh desa inklusif yang mampu memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

"OJK Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus mendukung dan mendampingi desa-desa lain dalam mengembangkan ekosistem keuangan inklusif di wilayahnya," tutup Andrianto. (TESTI PRISCILLA/j)