PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada September 2024, ekspor Kalimantan Tengah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa negara tujuan utama ekspor adalah Jepang, Korea Selatan, dan India.

"Nilai ekspor ke Jepang mencapai US$142,16 juta, yang berkontribusi sebesar 44,70 persen terhadap total ekspor Kalimantan Tengah," kata Agnes pada Jumat, 22 November 2024.

Selain Jepang, Korea Selatan juga menjadi tujuan ekspor utama dengan nilai US$64,70 juta atau 20,34 persen dari total ekspor. India menyusul dengan nilai ekspor sebesar US$42,65 juta, berkontribusi 13,41 persen. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terjadi peningkatan nilai ekspor ke beberapa negara tujuan seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Filipina, Thailand, dan Malaysia.

Namun, ekspor ke Vietnam mengalami penurunan nilai terdalam, yaitu sebesar US$5,61 juta atau turun 46,91 persen. Sebaliknya, ekspor ke Jepang mengalami peningkatan terbesar dengan tambahan nilai sebesar US$16,61 juta atau naik 19,13 persen.

"Peningkatan ini menunjukkan adanya permintaan yang kuat dari pasar internasional," ujar Agnes.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2023, pada September 2024 terjadi peningkatan nilai ekspor ke sejumlah negara tujuan, kecuali Tiongkok, Vietnam, dan Malaysia.

Peningkatan terbesar tercatat untuk Jepang dengan tambahan nilai sebesar US$93,64 juta atau naik 192,99 persen, diikuti oleh Korea Selatan dengan peningkatan sebesar US$49,51 juta atau naik 325,94 persen.

Di sisi lain, penurunan ekspor terbesar terjadi untuk tujuan Tiongkok dengan nilai penurunan sebesar US$23,30 juta atau turun 41,18 persen. Vietnam juga mengalami penurunan signifikan sebesar US$17,29 juta atau turun 73,14 persen.

"Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan permintaan pasar dan kebijakan perdagangan," jelas Agnes.

Secara keseluruhan, ekspor Kalimantan Tengah pada September 2024 menunjukkan tren positif dengan peningkatan nilai ekspor ke beberapa negara utama.

"Kami optimis bahwa tren ini akan terus berlanjut seiring dengan upaya peningkatan kualitas dan diversifikasi produk ekspor," tutur Agnes.(TESTI PRISCILLA/R)