PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Willy-Habib, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, telah menunjukkan komitmen nyata melalui program mereka yang bertujuan meningkatkan layanan kepada penyandang disabilitas. 

Program ini ujar Willy bukan sekadar janji politik, melainkan wujud kepedulian terhadap inklusivitas dan kesejahteraan semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas yang sering kali terabaikan.

"Langkah-langkah yang dapat menjadi fokus dalam program ini memastikan fasilitas publik seperti gedung pemerintah, sekolah, puskesmas, dan tempat ibadah dilengkapi dengan sarana yang ramah disabilitas, seperti jalur landai, dan tanda bantu," kata Willy, Sabtu, 23 November 2024.

Selain itu, katanya akan melaksanakan pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan khusus, akses permodalan, dan dukungan bagi penyandang disabilitas untuk membuka usaha atau memasuki dunia kerja.

"Kami juga akan menghadirkan layanan kesehatan khusus, seperti fisioterapi, alat bantu kesehatan, dan tenaga medis terlatih. Di bidang pendidikan, program ini mendukung pengembangan sekolah inklusi dengan tenaga pengajar yang memahami kebutuhan khusus," bebernya.

Selain itu, ujarnya memperkuat program jaminan sosial seperti bantuan tunai atau alat bantu, serta mendorong penerapan sistem jaminan kesehatan yang lebih mudah diakses.

"Hal ini untuk endorong perubahan regulasi untuk menjamin penyandang disabilitas memiliki hak yang sama, termasuk akses ke pekerjaan sampai layanan publik," jelas Willy.

Melalui langkah-langkah tersebut, Willy-Habib diharapkan dapat membawa perubahan menjadi provinsi yang inklusif dan memberikan peluang setara bagi seluruh warganya. 

"Program ini juga menunjukkan bahwa pemerintahan kami serius dalam melaksanakan kebijakan berbasis kebutuhan nyata, bukan sekadar retorika politik," tutupnya. (MARINI/H)