PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - SDS Santa Maria Palangka Raya kembali menggelar kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 dengan tema "Kearifan Lokal Kalimantan Tengah".

"Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dan memperkuat karakter siswa melalui berbagai aktivitas yang mengangkat budaya lokal," kata Kepala SDS Santa Maria, Yunita Lestari dalam kegiatan yang dilaksanakan di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu, 23 November 2024 ini.

Yunita menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah bersedia mengantarkan anak-anak mereka untuk berkreasi sesuai dengan tingkatan mereka.

"Kami sangat menghargai dukungan dari para orang tua. Tanpa para orang tua, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan lancar," ujarnya.

Tema kearifan lokal dipilih karena semakin terkikisnya pengetahuan dan keterampilan tradisional di kalangan generasi muda.

"Kami memilih tema ini karena kearifan lokal sudah mulai pupus. Kami ingin anak-anak melihat, mempelajari, dan mengamati keterampilan daerah yang ada di Kalimantan Tengah," jelas Yunita.

Kegiatan P5 ini dibagi menjadi beberapa fase. Pada Fase A, siswa-siswi menampilkan permainan tradisional yakni balogo. Permainan ini tidak hanya menghibur tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong. Para siswa sangat antusias mengikuti setiap permainan dan belajar banyak tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal.

Tidak kalah menarik, pada Fase B siswa-siswi menampilkan tarian tradisional Kalimantan Tengah yang memukau. Dengan gerakan yang anggun dan kostum yang berwarna-warni, mereka berhasil memukau penonton dan menunjukkan kekayaan budaya daerah mereka.

Sementara Fase C anak-anak menceritakan kisah-kisah dari berbagai daerah yang ada di Kalteng. (TESTI PRISCILLA/H)