BORNEONEWS, Sampit - Calon Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) 2024, Halikinnor, berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan di daerahnya demi mewujudkan Kotim yang lebih maju.
Setelah menjalani masa cuti selama dua bulan untuk mengikuti tahapan Pilkada, Halikinnor menyampaikan berbagai rencana dan program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
"Selama cuti, saya berkunjung dan bersilaturahmi ke berbagai wilayah, mulai dari Dapil V di wilayah utara hingga dapil III di Selatan. Dalam pertemuan langsung dengan masyarakat, saya mendengar berbagai permasalahan, terutama terkait infrastruktur jalan, jembatan, sarana pendidikan, dan kurangnya tenaga kesehatan," kata Halikinnor, Minggu 23 November 2024.
Ia menegaskan, kebutuhan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama dalam program pembangunan. "Permasalahan infrastruktur memang paling mendesak, tapi kita juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sejumlah pabrik," tambahnya.
Halikinnor memaparkan sejumlah proyek strategis yang sedang dan akan direalisasikan, di antaranya pembangunan pabrik es balok untuk mendukung sektor perikanan, pabrik pengolahan pakan ikan dan pakan ternak yang nantinya diharapkan dapat menekan biaya produksi peternak dan nelayan, sehingga meningkatkan pendapatan pembudidaya.
Kemudian pabrik pengolahan limbah medis yang pertama di Kalimantan Tengah. Jika pabrik limbah medis ini terealisasi, limbah dari seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kalimantan Tengah bisa diolah di Kotim. Ini bukan hanya menyelamatkan lingkungan, tetapi juga menjadi sumber pemasukan daerah.
Melalui program-program tersebut, Halikinnor berharap tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga menciptakan solusi jangka panjang untuk masalah lingkungan.
"Limbah medis yang selama ini menjadi musibah bisa kita ubah menjadi berkah. Dengan langkah ini, kita tidak hanya menyelamatkan masyarakat dan menjaga lingkungan, tetapi juga menciptakan sumber pemasukan baru untuk daerah," ujarnya.
Dengan visi pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, Halikinnor optimistis Kotim akan terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju dan mandiri. (DEWI PATMALASARI/H)









