PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya memastikan pendistribusian logistik Pilkada 2024 ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dilaksanakan sehari sebelum pencoblosan, yaitu pada tanggal 26 November 2024.  Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Kota Palangka Raya, Joko Anggoro.

"Untuk distribusi logistik Pilkada, kita rencanakan di tanggal 26 November 2024 nanti atau H-1 jelang pencoblosan," kata Joko Anggoro, Minggu, 24 November 2024.

Proses distribusi logistik ini akan melibatkan berbagai pihak untuk menjamin kelancaran dan keamanan. Berkaca pada pengalaman Pemilu Februari 2024, proses distribusi logistik Pilkada akan dikawal oleh personel kepolisian dan TNI, serta stakeholder terkait lainnya.

Selain itu, Bawaslu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan juga akan mengawasi proses distribusi ini secara langsung.

"Jadi nanti tidak lagi ke kantor kecamatan, tapi langsung ke TPS masing-masing kelurahan yang ada di Kota Palangka Raya," terang Joko Anggoro.

Sistem distribusi langsung ke TPS ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan meminimalisir potensi kendala.

Sebelum pelaksanaan distribusi logistik, KPU Kota Palangka Raya akan kembali menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama stakeholder dan pihak terkait.

Rakor ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi logistik ke 415 TPS yang tersebar di seluruh Kota Palangka Raya.

"Insya Allah, nanti kita akan laksanakan Rakor tentang pengelolaan dan distribusi logistik Pilkada 2024. Minta doanya saja agar terlaksana dan akan kita lakukan dalam waktu dekat," tandas Joko Anggoro (PATHUR/R)