BORNEONEWS, Palangka Raya - Setiap Sabtu sore, Bundaran Besar Palangka Raya menjadi pusat kegiatan edukasi dan hiburan bagi masyarakat.
Program ini dirancang untuk memberikan informasi dan hiburan yang bermanfaat bagi semua kalangan.
Salah satu yang menarik perhatian adalah kehadiran delapan ekor anjing K9 dari Polda Kalimantan Tengah, yang diperkenalkan kepada publik sebagai bagian dari upaya mengenalkan peran penting Polisi Satwa.
Kanit Polsatwa Ditsamapta Polda Kalteng, Iptu Heri Susanto melalui Hedy Wahyu Irawan, Penanggung Jawab Unit K9 Polda Kalteng, menjelaskan bahwa anjing-anjing ini dilatih secara khusus untuk berbagai tugas, termasuk pelacakan, deteksi narkoba, dan pengamanan.
"Kami ingin masyarakat tahu bahwa anjing-anjing ini bukan hanya sekadar hewan peliharaan, tetapi juga mitra kerja yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban," ujar Hedy saat ditemui Borneonews di Bundaran Besar, Sabtu, 23 November 2024 malam.
Kehadiran K9 di acara ini memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang fungsi dan keberadaan Polisi Satwa.
Pada hari Minggu, program ini berlanjut di area car free day yang berlangsung di sepanjang Jalan Yos Sudarso.
Car free day yang dimulai sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB ini menjadi momen yang tepat bagi warga untuk berolahraga, menikmati udara segar, dan mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia.
Kehadiran anjing-anjing K9 yang lucu maupun keren menjadi salah satu atraksi utama yang dinantikan oleh pengunjung.
"Kami bawa yang lucu dan friendly, ada juga yang kami dandani supaya keren dengan kacamata," terang Hedy.
Kehadiran K9 di acara ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran anjing pelacak dalam tugas kepolisian.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang antusias berinteraksi dengan K9.
"Saya sangat senang dengan adanya K9 di Bundaran Besar. Jadi bisa ajak main mereka juga mendapatkan banyak informasi bermanfaat, termasuk tentang peran anjing K9," kata Silvi, salah satu masyarakat yang berkunjung ke Bundaran Besar.(TESTI PRISCILLA/R)









