BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Bawaslu Kota Palangka Raya, Endrawati menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya Pilkada 2024.
Beliau menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat dalam pengawasan partisipatif perlu dilakukan secara rutin untuk memastikan Pilkada berjalan dengan baik dan demokratis.
"Saya berharap masyarakat aktif melaporkan dugaan pelanggaran yang terjadi selama proses pemungutan suara," katanya, Minggu, 24 November 2024.
Partisipasi aktif masyarakat, menurutnya, tidak hanya meningkatkan kualitas pengawasan, tetapi juga mendorong terwujudnya pemilu yang adil dan berintegritas.
Peningkatan partisipasi ini juga dapat mencegah terjadinya pelanggaran, termasuk keberanian melaporkan dugaan pelanggaran yang ditemukan.
Salah satu bentuk pelanggaran yang menjadi perhatian adalah mobilisasi massa untuk menyalahgunakan hak pilih.
Praktik ini, yang pernah terjadi pada Pilkada 2018 dan sebelumnya, termasuk penggunaan nama orang lain untuk memilih merupakan pelanggaran hukum dengan sanksi pidana. Bawaslu berkomitmen untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Endrawati juga mengimbau KPU dan Bawaslu untuk meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan dalam menjalankan tugas masing-masing, guna mencegah pelanggaran di tingkat TPS dan menjaga integritas proses demokrasi, baik selama pemungutan maupun penghitungan suara.
"Kerja sama semua pihak sangat penting untuk mencegah praktik-praktik yang dapat mencederai proses demokrasi," pungkasnya. (PATHUR/R)









