BORNEONEWS Palangka Raya – Ketua Sementara DPRD Kalteng Arton Dohong menyoroti minimnya objek wisata di beberapa wilayah perkotaan Kalimantan Tengah. Menurutnya, hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menarik minat wisatawan.
Arton Dohong mencontohkan Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas yang masih kekurangan objek wisata di perkotaan. Meskipun terdapat beberapa objek wisata di daerah tersebut, namun belum mampu menarik minat wisatawan dalam jumlah signifikan.
Akibatnya, masyarakat cenderung menghabiskan waktu liburan di luar daerah, yang berdampak negatif bagi perekonomian daerah.
"Objek wisata yang mumpuni mampu menarik wisatawan lokal, nasional, bahkan internasional. Minimnya objek wisata di perkotaan membuat masyarakat lebih banyak menghabiskan uang di daerah lain," jelas Arton Dohong, Minggu, 24 November 2024.
Sebagai solusi, Arton Dohong menyarankan pengembangan objek wisata buatan dengan konsep menarik dan inovatif. Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antar pemerintah daerah dalam pembangunan objek wisata tersebut.
Sektor pariwisata, menurutnya, memiliki potensi besar untuk meningkatkan PAD, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
"Pariwisata adalah salah satu sumber PAD yang potensial. Pemerintah harus memaksimalkan potensi yang ada, baik di perkotaan maupun pedesaan, untuk meningkatkan PAD," tegas politisi PDI Perjuangan ini. (PATHUR/j)









