BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemilihan umum kepala desa (pilkades) serentak Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) resmi digelar hari ini. Sebanyak 35 desa dan 121 calon kepala desa berpartisipasi dalam pesta demokrasi di tingkat pedesaan ini. Berdasarkan informasi dari Kasubbag Pemerintahan Desa dan Kelurahan Setda Kobar, Antonius Heri, hingga saat ini baru Kecamatan Arut Selatan dan Pangkalan Lada yang melaporkan penghitungan suara di tingkat TPS.
Heri menjelaskan bahwa Kec. Arut Selatan dan Pangkalan Lada telah melaporkan kepada Pemkab Kobar bahwa seluruh TPS telah menyelesaikan penghitungan suara. Sementara 4 kecamatan lainnya belum melaporkan apakah penghitungan suara sudah selesai atau belum.
"Kecamatan Pangkalan Banteng, Arut Utara, Kotawaringin Lama, dan Kumai belum melaporkan kepada kami apakah sudah menyelesaikan penghitungan suara atau belum," katanya, Rabu (7/9/2016) siang.
Ia menambahkan, situasi dan kondisi selama pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Kobar masih aman terkendali dan tidak ditemukan kerusuhan.
Sementara itu, Ketua TPS 04 Desa Kumpai Batu Atas, Muhammad Faizin menyebut minat warganya untuk berpartisipasi dalam Pilkades serentak cukup tinggi. Hal ini terbukti dari jumlah warga yg menggunakan hak pilihnya sudah melebih setengah dari jumlah DPT yang ditetapkan.
"Hingga pukul 10.30 WIB warga yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 364 orang. Jumlah DPT untuk mencoblos di TPS 04 adalah sebanyak 496 warga," ujar M. Faizin.
Ia juga mengatakan, apabila ada warga Desa Kumpai Batu Atas yang tidak terdaftar di DPT, mereka masih diperkenankan untuk menggunakan hak pilihnya dengan membawa KTP atau KK sebagai persyaratan.
"KTPnya harus KTP Desa Kumpai Batu. Mereka akan diberikan waktu untuk mencoblos pada pukul 12.00 sampai 13.00 WIB," katanya. (CECEP HERDI/m)








