PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berkomitmen menjamin keamanan investasi di sektor perkebunan sawit.

Kepala Dinas Perkebunan Kalteng, Rizky Badjuri, menekankan perlunya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha demi keberlanjutan investasi yang berkontribusi signifikan terhadap ekonomi daerah.

Rizky menegaskan pemerintah siap memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi perusahaan. Hal ini dilakukan dengan memastikan seluruh pihak mematuhi regulasi.

Berdasarkan data jumlah dan luas perizinan perkebunan kelapa sawit, Kalteng menempati peringkat ke-3 terluas perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Potensi besar ini menarik investasi yang signifikan, yang secara langsung berdampak pada peningkatan ekonomi lokal. Sektor ini menjadi salah satu penopang utama ekonomi provinsi dengan menyerap ribuan tenaga kerja.

“Namun perusahaan harus tetap mematuhi regulasi, termasuk kewajiban plasma 20 persen sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja,” sebut Rizky Badjuri, Senin, 25 November 2025.

Aturan ini mensyaratkan perusahaan memberikan 20 persen dari luas lahan untuk kebun plasma yang dikelola masyarakat.

Program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan warga tetapi juga mengurangi potensi konflik sosial yang sering terjadi di sekitar wilayah perkebunan.

Diakuinya, hai ini juga yang terkadang memicu ketegangan antara masyarakat dan perusahaan yang akhirnya berimbas pada penjarahan buah sawit. Ia menegaskan pemerintah tidak tinggal diam dengan melakukan pendekatan.

Pemerintah telah meningkatkan pengawasan melalui patroli rutin serta memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum.

“Terkait penanganan konflik, pemerintah telah memfasilitasi mediasi antara perusahaan dan masyarakat,” tuturnya.

Mediasi ini tidak mudah, tetapi seringkali menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, terutama dalam pengelolaan lahan plasma.

Upaya ini diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara investor dan warga sekitar, memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.

"Harapanya investasi di Kalteng dapat memberikan keberkahan, memberikan sisi positif bagi masyarakat, korporasi, maupun pemerintah," tuturnya. (HERMAWAN DP/j)