BORNEONEWS, Palangka Raya - Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah telah merilis rekapitulasi data pemilih untuk Pilkada 2024 di lokasi khusus Lapas/Rutan di wilayah Kalimantan Tengah.
Data ini menunjukkan bahwa dari total 5.185 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) aktif, sebanyak 4.899 orang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan 4.874 orang memiliki KTP Elektronik.
Dari jumlah tersebut, terdapat 3.827 WBP yang berpotensi memilih Gubernur, 370 WBP yang berpotensi memilih Walikota (1 Kota), dan 1.656 WBP yang berpotensi memilih Bupati (8 Kabupaten).
Jumlah DPT yang tercatat untuk masing-masing pemilihan adalah 3.576 orang untuk Gubernur, 259 orang untuk Walikota, dan 1.671 orang untuk Bupati.
"Terdapat 12 TPS Khusus yang akan dibentuk untuk memfasilitasi proses pemilihan di Lapas/Rutan, dengan 84 orang petugas KPPS yang akan bertugas," kata Kadivpas Kemenkumham Kalteng Tri Saptono Sambudji, Senin, 25 November 2024.
Proses pendataan pemilih di lokasi khusus Lapas/Rutan menghadapi beberapa hambatan, seperti masih adanya tahanan yang berkas pelimpahannya tidak disertai dengan data kependudukan dan masih ada WBP yang tidak memiliki NIK.
Untuk mengatasi hal ini, UPT telah melakukan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan keluarga WBP untuk mendapatkan informasi perihal data kependudukan. Koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga telah dilakukan untuk perekaman data.
Terkait fluktuasi data WBP yang masuk dan keluar, UPT telah memaksimalkan koordinasi dengan KPU di Kabupaten/Kota untuk mengupayakan agar selisih data DPT dan potensial dapat menjadi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).
Data usulan DPTb telah disampaikan UPT kepada KPU Kab/Kota, namun feedback dari KPU terkait keputusan terkait DPTb belum didapatkan.
Divisi Pemasyarakatan meminta agar UPT terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan KPU daerah setempat, serta melakukan rekapitulasi data pemilih agar WBP dapat mendapatkan hak pilihnya pada Pilkada 2024.
Divisi Pemasyarakatan akan terus melakukan update data terkait Pemantauan Pendataan data pemilih dan persiapan pelaksanaan pemilihan di Lokasi Khusus Lapas/Rutan untuk PILKADA tahun 2024 Wilayah Kalimantan Tengah.
"Kami berharap agar pelaksanaan Pilkada 2024 di Lokasi Khusus Lapas/Rutan di Wilayah Kalimantan Tengah dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif sesuai amanah UU Pilkada yang berlaku," pungkasnya. (PATHUR/j)









