BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memprioritaskan pembangunan gudang logistik untuk mendukung pelaksanaan pemilu dan pilkada. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kotim, Halikinnor, yang menyebut fasilitas tersebut sangat mendesak mengingat agenda demokrasi berskala nasional yang rutin dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
"Memang KPU sudah mengajukan pembangunan gudang logistik, terutama karena Pemilu Legislatif dan Pilkada akan berlangsung bersamaan. Diperlukan tempat yang representatif dan berukuran besar untuk mendukung kebutuhan logistik ini," kata Halikinnor, Senin, 25 November 2024.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan berupaya membangun gedung dengan kapasitas yang memadai. Gudang tersebut diperkirakan akan memiliki luas yang sama seperti futsal indor Stadion 29 Nopember yang saat ini digunakan sebagai gudang logistik sementara.
"Semoga ke depan kita memiliki gudang yang didesain khusus untuk logistik Pemilu, baik untuk pemilihan presiden dan wakil presiden maupun Pilkada. Ini menjadi salah satu prioritas kami," tegasnya.
Ketua KPU Kotim, Muhammad Rifqi, menyambut baik rencana Pemkab Kotim tersebut. Ia menekankan pentingnya keberadaan gudang logistik untuk menunjang kelancaran penyelenggaraan Pemilu, terutama dalam mengelola berbagai kebutuhan logistik.
"Kami sangat membutuhkan gudang logistik, terutama saat Pemilu dan Pilkada bersamaan. Jumlah logistik akan jauh lebih banyak karena melibatkan lima jenis pemilihan. Dengan adanya fasilitas ini, distribusi dan pengelolaan logistik akan lebih efektif," ujar Rifqi.
Ia berharap pembangunan gudang logistik dapat segera direalisasikan oleh Pemkab Kotim agar persiapan Pemilu mendatang berjalan lebih optimal. (DEWI PATMALASARI/j)









