KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di tahun 2024 di lakukan di dua wilayah Daerah Irigasi Rawa (DIR) Induk Pasar Minggu Kecamatan Bataguh dan DIR Hiri Kecamatan Kapuas Barat.

Rehabilitasi saluran pada daerah irigasi rawa khususnya daerah yang menerima bantuan DAK sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam percepatan pencapaian target nasional dalam ketahanan pangan nasional di Kabupaten Kapuas.

PPTK Dinas PUPRPKPP Kapuas dalam kegiatan ini, Ade Lesmana juga terjun langsung ke lapangan bersama Tim Direksi Teknis Kegiatan Henry, Ferlyhery Anthomi dan Fikry Adinata untuk memonitoring langsung pekerjaan oleh Kontraktor Pelaksana didampingi Konsultan Pengawas.

Mereka memastikan hasil kerja yang sesuai dengan Dokumen Surat Perjanjian (Kontrak) baik dari segi kualitas, kuantitas serta diselesaikan dalam waktu dan biaya yang telah ditentukan.

Hal ini tentunya dapat berjalan dengan baik apabila ada dukungan dari semua pihak terkait, diantaranya Dinas Pertanian termasuk pendampingan dari institusi Kejaksaan sebagai pendamping kegiatan wujud sinergitas antar komponen pendukung program nasional. 

"Diharapkan DAK Infrastruktur bidang irigasi dapat tepat sasaran dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan melalui percepatan capaian program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi," harapnya, Senin, 25 November 2024.

Optimasi jaringan dalam (DIR) Daerah Irigasi Rawa merupakan upaya untuk meningkatkan tata Kelola dan optimasi saluran sebagai penunjang produktivitas lahan yang seringkali terabaikan karena keterbatasan akses air dan infrastruktur. 

Melalui rehabilitasi (DIR) Daerah Irigasi Rawa, yaitu rehap saluran, diharapkan lahan rawa di Kabupaten Kapuas dapat mengalami transformasi menjadi lahan produktif yang mampu mendukung peningkatan produksi padi.

Kabupaten Kapuas merupakan salah satu penerima bantuan DAK tahun 2024 berupaya secara maksimal melaksanakan pengelolaan Daerah irigasi yang menjadi kewenangan Daerah. 

Sebelumnya, Kepala Bidang Sumber Daya Air, Elfitra Jaya Indra mengatakan Hal ini tentunya melibatkan banyak pihak dan menunjukkan pentingnya kerja lintas institusi dalam proses pelaksanaan DAK agar efektif dan efisien.

"Sehingga dapat memberikan peningkatan hasil panen khususnya padi. Dengan Rehabilitasi Irigasi rawa diharapkan dapat menunjang program pertanian," ujarnya. (DODI/J)