BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) sebagai langkah strategis menciptakan desa yang aman bagi perempuan dan anak.
Langkah ini dilakukan dengan kegiatan Advokasi Pengembangan DRPPA digelar di Aula Bawi Bahalap, Senin, 25 November 2024.
Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden menegaskan pentingnya pendekatan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) desa dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di desa.
“DRPPA merupakan desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola pemerintahan desa, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat,” kata Linae Victoria Aden.
Ia menambahkan, program ini juga bertujuan menyediakan sarana publik ramah perempuan dan anak, melindungi masyarakat dari kekerasan, serta mengurangi diskriminasi.
--page
Program ini semakin diperkuat dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 52 Tahun 2023 tentang Program Hapakat Bawi Lewu sebagai pedoman pelaksanaannya. (HERMAWAN DP/Y)









