BORNEONEWS, Sampit – Distribusi logistik pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Kecamatan Seranau dikirimkan melalui jalur darat dan jalur sungai menggunakan kelotok, mengingat jalur darat di wilayah ini terkendala medan yang berat.
Plt Camat Seranau Dwi Kushendro menjelaskan, skema distribusi telah dirancang dengan baik. Logistik pertama kali diberangkatkan dari gudang logistik KPU menuju Dermaga Habaring Hurung melalui jalur darat, kemudian dilanjutkan menggunakan kelotok hingga Dermaga Mentaya Seberang. Dari dermaga, logistik diangkut menggunakan kendaraan roda tiga (tosa) menuju Aula Mentaya Seberang sebagai lokasi pengumpulan sementara.
“Medan jalan di jalur darat cukup sulit, terutama karena banyaknya anak sungai dengan jembatan yang tidak memungkinkan untuk dilewati. Jalur sungai menjadi pilihan paling aman dan efektif, dengan waktu tempuh yang lebih cepat dibandingkan memutar melalui Kecamatan Cempaga,” kata Dwi Kushendro, Senin, 25 November 2024.
Logistik yang didistribusikan meliputi 38 kotak suara untuk 19 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Seranau. Proses distribusi ditargetkan selesai pada 26 November agar seluruh logistik tiba tepat waktu di TPS.
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Seranau, Joko Suriadi, menambahkan pendistribusian ke desa-desa dilakukan dengan pengawasan ketat dari TNI, Polri, Linmas, dan PPK. Desa-desa seperti Seragam Jaya akan dilayani melalui jalur darat, sementara Batuah, Terantang Hilir, dan Terantang akan menggunakan jalur air. Desa Ganepo akan didistribusikan melalui jalur air dan darat.
“Armada yang digunakan sudah kami cek dan memenuhi standar untuk distribusi logistik. Pelepasan secara simbolis akan dilakukan oleh camat, didampingi Danramil dan Kapolsek, sebelum logistik dikirimkan ke desa-desa,” ujar Joko Suriadi.
Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kecamatan Seranau tercatat sebanyak 8.484 orang. Dengan pengaturan distribusi yang matang, diharapkan proses Pilkada di Seranau berjalan lancar tanpa kendala logistik. (DEWI PATMALASARI/H)









