BORNEONEWS, Sampit - Anggota Fraksi PKS-NasDem DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Noor Aprilly, menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif pada tahun 2025.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan tema pembangunan yaitu Akselerasi Ekonomi Inklusif yang berfokus pada penciptaan akses dan kesempatan yang luas serta berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Pertumbuhan ekonomi yang kita capai harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan antar kelompok maupun wilayah," ujar Noor Aprilly, Senin, 25 November 2024.
Ia menambahkan, salah satu cara mencapai tujuan tersebut adalah dengan memastikan adanya perluasan kesempatan kerja harus tersedia untuk semua segmen tenaga kerja, baik tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih, maupun tenaga kerja tidak terdidik.
Noor Aprilly juga mendorong Pemkab Kotim untuk menarik lebih banyak investasi, khususnya pada sektor industri padat karya dan padat modal. Hal ini, menurutnya, dapat dilakukan melalui berbagai strategi seperti penyederhanaan layanan perizinan dan pemberian insentif yang menarik bagi investor.
"Dengan adanya investasi yang signifikan, kita tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan," jelasnya.
Ia berharap pemerintah daerah lebih aktif dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. "Pertumbuhan ekonomi tidak hanya soal angka, tetapi bagaimana dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di sektor ketenagakerjaan," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









