BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Rifqi meminta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk mempersiapkan relokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) jika terjadi banjir saat pungut hitung Pilkada 2024.
Hal ini menjadi langkah antisipasi untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan lancar meski di tengah kondisi cuaca ekstrem.
"Kami menekankan kepada jajaran di bawah, terutama KPPS, agar menyiapkan relokasi TPS apabila cuaca buruk, khususnya banjir, mengganggu pelaksanaan pemungutan suara," kata Rifqi, Selasa, 26 November 2024.
Berdasarkan laporan terkini terdapat 1 TPS di Samuda Kota direlokasi yang awalnya direncanakan di halaman masjid. Namun, untuk mengantisipasi potensi air pasang, TPS dipindahkan ke area belakang yang lebih aman dari ancaman genangan air.
"Untuk saat ini berdasarkan laporan Samuda kota awalnya di halaman masjid kemudian dipindahkan di belakang karena mengantisipasi air pasang. Pergeserannya tidak terlalu jauh dari lokasi awal," ujarnya.
Muhammad Rifqi juga menegaskan pentingnya koordinasi aktif antara KPPS, panitia pemilu, dan aparat setempat untuk menghadapi kemungkinan banjir di sejumlah titik rawan.
Dengan persiapan yang matang, KPU Kotim berharap seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman, aman, dan lancar. Kondisi cuaca tidak boleh menjadi penghalang bagi suksesnya pesta demokrasi di Kotim. (DEWI PATMALASARI/H)









