BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa Nilai Tukar Petani atau NTP di Kalteng selama periode Januari hingga Oktober 2024 menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.
"Pada Januari 2024, NTP tercatat sebesar 121,24 dan meningkat menjadi 128,02 pada Oktober 2024. Peningkatan ini mencerminkan daya beli petani yang semakin membaik di wilayah Kalteng," kata Agnes pada Selasa, 26 November 2024.
Agnes menjelaskan kenaikan NTP ini tidak terlepas dari kontribusi besar Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat. Subsektor ini mencatatkan NTP tertinggi di Kalimantan Tengah, yang mencapai 151,95 pada Oktober 2024.
"Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan NTP secara keseluruhan," ujar Agnes.
Selain Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat, Subsektor Hortikultura juga menunjukkan performa yang baik dengan NTP sebesar 102,34. Subsektor Peternakan dan Subsektor Perikanan masing-masing mencatatkan NTP sebesar 101,14 dan 98,71. Meskipun demikian, Subsektor Tanaman Pangan masih berada di bawah angka 100 dengan NTP sebesar 97,40.
Agnes menambahkan bahwa peningkatan NTP ini merupakan indikator positif bagi perekonomian pedesaan di Kalimantan Tengah.
"Dengan meningkatnya NTP, daya beli petani meningkat, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah pedesaan," jelasnya.
Agnes menggarisbawahi pentingnya dukungan pemerintah dan kebijakan yang tepat untuk mempertahankan dan meningkatkan NTP di masa mendatang.
"Kami berharap pemerintah terus memberikan perhatian dan dukungan kepada para petani, terutama dalam hal akses terhadap teknologi dan pasar," tambahnya.
Secara keseluruhan, peningkatan NTP di Kalimantan Tengah selama 2024 menunjukkan perkembangan positif bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.
Dengan kontribusi signifikan dari Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat, diharapkan tren ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan petani.(TESTI PRISCILLA/R)









