BORNEONEWS, Muara Teweh - Salah satu tahapan Pemilu tahun 2024, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara melaksanakan pergeseran distribusi logistik dari gudang KPU menuju 9 Kecamatan di daerah setempat.
Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari mengatakan pergeseran logistik telah direncanakan sejak beberapa minggu lalu oleh KPU bersama seluruh jajaran instansi pemerintah daerah beserta stakeholder.
“Dimana kami kemarin sudah melaksanakan rapat koordinasi dan sepakat pada 25 November 2024 logistik pemilu di distribusikan ke 9 kecamatan di daerah ini,” katanya, Selasa 26 November 2024.
Dikatakan Siska, pergeseran logistik ini diatur dengan melihat jarak tempuh kecamatan mana yang terjauh, dan waktu tempuh serta medan yang harus dilihat terlebih dahulu.
“Pergeseran logistik Pemilu Serentak dari gudang logistik KPU menuju kecamatan pada Senin 25 November 2024 telah di salurkan pada 7 (tujuh) Kecamatan yaitu, Kecamatan Gunung Purei, Teweh Timur, Montalat, Lahei, Teweh Baru, dan Teweh Selatan,” kata Siska.
Sedangkan, kata dia, pergeseran logistik selanjutnya akan dilaksanakan pada hari ini, Selasa 26 November 2024 untuk 2 (dua) Kecamatan, yaitu Kecamatan Lahei Barat dan Kecamatan Teweh Tengah.
“Untuk keamanan pengepakan logistik, KPU Barito Utara sudah mempersiapkan dan melakukan pengepakan sesuai dengan standart aturan yang berlaku. Selain kotak suara yang ditutup dengan menggunakan plastik termasuk logistik penting diantaranya surat suara, plano, formulir lainnya juga dimasukkan kedalam plastik terlebih dahulu dan di ikat, Insya Allah segala sesuatunya sudah dipastikan aman,” ungkap Siska Dewi Lestari.
Selain itu juga, KPU Barito Utara juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak BMKG terkait prakiraan cuaca. “Pihak KPU sudah melakukan koordinasi dengan pihak BMKG terkait prakiraan cuaca yang pada November 2024 ini curah hujan cukup tinggi sehingga KPU sudah melakukan antisipasi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu Ketua KPU Barito Utara juga mengucapkan terima kasih kepada pihak keamanan (TNI-Polri) dan stakeholder lainnya yang sudah membantu pergeseran logistik ini dengan aman. “Sesuai dengan aturan pergeseran logistik ini harus sampai ditujuan pada H-1 pada 26 November 2024,” ucapnya.
Ia menambahkan, pihak PKU Barito Utara sudah mengantisipasi apabila terjadi banjir pada TPS- TPS yang rawan pada musim penghujan di November 2024 ini.
“Kami sudah antisipasi apabila terjadi banjir pada TPS–TPS rawan banjir dan akan di pindahkan secepatnya sebelum hari pencoblosan,” pungkasnya.(RAMADHANI/R)









