BORNEONEWS, Palangka Raya – Proyek Bendungan Muara Juloi yang dirancang sebagai bendungan multifungsi diharapkan membawa dampak besar pada sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar.
Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Ferry Syahrizal, menyebut bendungan ini mampu menampung lebih dari 4 miliar kubik air dan menjadi salah satu program terbaik skala nasional. Bendungan ini dirancang untuk mengendalikan banjir sekaligus menghasilkan energi listrik.
“Bendungan ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata serta memperkuat perekonomian masyarakat setempat,” ujar Ferry Syahrizal di Palangka Raya, baru baru ini.
Adapun proyek ini juga didukung oleh pemerintah daerah dengan fokus pada pembebasan lahan yang melibatkan masyarakat lokal. Proses pengadaan tanah diupayakan memperhatikan adat istiadat dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Asisten Ekbang, Sri Widanarni, menyatakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci kelancaran pembangunan. Pemerintah memastikan hak-hak masyarakat terdampak dipenuhi sebelum proyek berjalan.
--page
“Proyek ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat,” tandasnya. (HERMAWAN DP/Y)








