PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah (Dinkes Kalteng) terus mengupayakan langkah strategis untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran HIV di wilayahnya melalui peningkatan pemeriksaan Viral Load (VL) HIV dan perluasan akses layanan.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan target tahun 2024, yaitu 65 persen Orang dengan HIV (ODHIV) yang menjalani terapi Antiretroviral (ART) mendapatkan pemeriksaan VL HIV.

Pemerintah menargetkan data capaian pemeriksaan VL HIV yang lebih akurat dan lengkap untuk mendukung program tersebut.

Langkah pencegahan juga melibatkan penemuan kasus dan pengobatan HIV yang efektif. Pendekatan ini dirancang mencakup semua populasi kunci, populasi berisiko, serta penduduk di wilayah epidemi tinggi.

“Dilaksanakannya kegiatan Evaluasi Program dan Viral Load HIV di Provinsi Kalteng, bisa mendapatkan data capaian pemeriksaan VL HIV yang telah tervalidasi,” ungkap Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kalteng, Yaesar Wawan saat mewakili Kepala Dinkes dalam evaluasi, beberapa waktu lalu.

Selain itu meningkatnya keterlibatan masyarakat melalui kader, kelompok sebaya (penjangkau, pendamping) dan tokoh masyarakat. (HERMAWAN DP/H)