SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Tim peniliti dari Charta Politika Indonesia Aco Ardiansyah mengungkapkan hasil hitung cepat yang dilakukan pihaknya yang menyatakan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) unggul tidak akan berbeda jauh dengan hasil yang akan dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti. 

"Kami telah beberapa kali melakukan ini di beberapa daerah dan hasilnya tidak jauh berbeda dengan hasil resmi yang dikeluarakan KPU," katanya di Sampit, Rabu, 27 November 2024.

Itu ia ungkapkan saat dirinya hadir dalam jumpa pers kemenangan paslon nomor urut 1 yakni HARATI di kediaman  Halikinnor Jalan Delima, Sampit. 

Berdasarkan pantauan mereka bahwa hasil quick count atau hitung cepat yang telah dilakukan oleh Charta Politika untuk pasangan Halikinnor-Irawati atau HARATI  sebesar 39,54%, kemudian paslon nomor urut 2 Sanidin-Suyono sebesar  35,64%, dan  Rudini-Paisal sebesar 24,82%.

"Sejauh ini data yang sudah masuk ke kami 99,5% artinya ada 0,5% lagi tapi ini tidak akan mempengaruhi hasil," tegasnya. 

Perhitungan cepat yang dilakukan pada Pilkada di Kabupaten Kotim mengambil sampel 200 TPS dengan metode multistage random sampling. Dimana  tingkat kepercayaannya 95% dan margin errornya 1,1%.

"Artinya apa, tentu kami sadari bahwa ini bukan hasil dari KPU atau biasanya ini adalah prediksi. Namun ini prediksi yang dilakukan secara ilmiah. Metode ini kami lakukan secara ilmiahnya.  Sekalipun hasilnya ke depan mungkin  kurang lebih 1 atau 1,1% dari hasil perhitungan KPU, " tegasnya. (DEVIANA/j)