SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ketua Tim Pemenangan Harati, Angga Aditya Nugraha, menyatakan pihaknya siap menghadapi jika ada klaim perbedaan hasil hitung dari pasangan calon (paslon) lain.

“Jika lembaga survei lain menyatakan hasil yang berbeda, perlu dijelaskan bahwa hasil hitung cepat ini dilakukan secara sampling dari 200 TPS. Hasilnya pun (disampaikan charta politika) tidak akan jauh berbeda dengan apa yang nantinya ditetapkan oleh KPU. Namun, penetapan resmi kemenangan akan dilakukan oleh KPU,” kata Angga, Rabu, 27 November 2024.

Angga juga menegaskan bahwa klaim kemenangan mereka saat ini didasarkan pada hasil survei Charta Politika maupun data real yang diperoleh di lapangan.

Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh lembaga survei Charta Politika, Halikinnor-Irawati meraih 39,54 persen suara. Posisi kedua ditempati oleh pasangan Sanidin-Siyono dengan 35,60 persen, sementara Rudini-Paisal memperoleh 24,86 persen suara. Data ini diperoleh setelah 100 persen sampel dari 200 TPS masuk.

Adapun quick count Charta Politika menggunakan metodologi stratified random sampling dengan margin of error kurang lebih 1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Meski hasil ini menunjukkan keunggulan, kami tetap meminta kepada seluruh masyarakat dan tim sukses untuk membantu mengamankan C1 hingga ke KPU agar proses berjalan lancar,” ujar Angga.

Lebih lanjut, jika ada paslon yang membawa ke ranah hukum pihaknya mengaku siap dan akan mengikuti seluruh tahapannya.

"Kita menghargai adanya proses demokrasi yang mana seluruh hasil nanti akan ditetapkan oleh pihak pelaksana yakni KPU dan di sini Jika proses demokrasi ke ranah hukum kami akan mengikuti prosesnya," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)