BORNEONEWS, Sampit - Banjir kembali melanda Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Banjir mulai terjadi sejak Rabu, 27 November 2024 malam hari. Sekitar 50 kepala keluarga (KK) dari dua RT terdampak.
"Terkait banjir di Desa Sungai Ubar Mandiri itu dari tadi malam mulai naik debit air di sana dengan ketinggian 20 Cm dan pagi ini naik lagi," kata Camat Cempaga Hulu Gusti Mukafi, Kamis, 28 November 2024.
Disebutnya, berdasarkan laporan yang ia terima ketinggian air yang menggenangi Desa Sungai Ubar Mandiri terutama di RT 4 dan 5 naik menjadi 40 Cm. Dari dua RT tersebut ada sekitar 50 KK yang mulai terdampak lantaran rumahnya mulai digenangi air.
"Banjir di Desa Sungai Ubar Mandiri selain karena hujan terus mengguyur beberapa hari juga karena kiriman dari hulu sungai sehingga debit air sungai meluap. Semoga debit air tidak terus meningkat dan banjir cepat surut," harapnya.
--page
Diketahui, Desa Sungai Ubar Mandiri ini merupakan salah satu wilayah yang rawan banjir setiap kali hujan datang dalam waktu lama. Biasanya akibat muka air tinggi di Desa Sungai Ubar Mandiri naik ke jalan sampai akses masuk ini terputus. Namun, banjir biasanya tidak berlangsung lama. (DEVIANA/Y)









